RINGWORM OLEH drh. NURY

Sinonim: Dermatomycosis, Tinea, Favus unggas, Kurap, Trichophytosis

Salah satu penyakit zoonosis yang kerap menyerang hewan dan beresiko untuk menyerang manusia ialah dermatofitosis atau biasa juga disebut Ringworm. Dermatofitosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh kolonisasi jamur dermatofita yang menyerang jaringan yang mengandung keratin seperti stratum korneum kulit, rambut dan kuku pada manusia. Dermatofitosis tersebar diseluruh dunia dengan prevalensi yang berbeda-beda tiap negara dan Indonesia menempati urutan kedua. Tingginya kasus tersebut di dukung karena Indonesia merupakan salah satu negara beriklim tropis yang memiliki suhu dan kelembapan tinggi, yang merupakan tempat strategis bagi pertumbuhan jamur, higienis juga berperan untuk timbulnya penyakit ini, sehingga jamur dapat ditemukan hampir di semua tempat.

Penyebaran penyakit ini dapat terjadi secara kontak langsung dengan lesi pada tubuh hewan, yaitu kontak dengan kulit atau bulu yang terkontaminasi Ringworm maupun secara tidak langsung melalui spora dalam lingkungan tempat tinggal hewan.

Gejala klinis ditandai dengan adanya lesi yang berbentuk lingkaran disertai pinggiran yang memerah, kerontokan bulu, bulu yang patah dan rasa gatal.

Pengobatan

  1. Rutin memandikan hewan dengan sabun khusus anjing atau kucing dan air mandi yang dicampur dengan Oshine anti kutu yang dapat mencegah dan mengobati kucing yang menderita jamur.
  2. Meningkatkan imunitas dengan menggunakan produk Oshine herbal probiotik.
  3. Memberikan vitamin e agar bulu senantisa dalam kondisi sehat.

Pencegahan

  1. Memandikan hewan seminggu sekali dan memastikan pada saat mengerikan bulu kondisi pasca grooming kering total.
  2. Menjaga agar lingkungan selalu kering agar terhindar dari jamur.
  3. Menjauhkan kucing yang sehat dari kucing yang mengalami gangguan kulit.

Related posts

Leave a Comment