DEMODEKOSIS PADA ANJING

Demodekosis adalah salah satu penyakit kulit yang serius yang disebabkan oleh peningkatan populasi Demodex sp. Demodekosis merupakan penyakit kulit yang disebabkan tungau dari genus DemodexDemodex yang sering ditemukan pada anjing yaitu Demodex canis, selain itu juga ada Demodex injai dan Demodex cornei. Demodex secara normal hidup di folikel rambut dan kelenjar keringat (glandula sebacea) pada anjing, manusia dan sebagian besar mamalia, namun populasi Demodex di bagian tersebut rendah. Peningkatan populasi Demodex terjadi akibat penurunan kekebalan tubuh anjing.

(Gambar Demodex secara mikroskopis)

Gejala:

Klinis yang ditunjukkan akibat demodekosis

  1. Gatal (Pruritus).
  2. Kulit Kemerahan (Eritema).
  3. Hiperpigmentasi, Kebotakan (Alopesia).
  4. Kulit Berkerak.

Penularan:

Penularan melalui kontak langsung. Luka garukan pada kulit beresiko menyebabkan infeksi sekunder bakteri. Tungau Demodex sering menyerang tubuh pada bagian rambut kurang lebat.

Diagnosa:

Diagnosa demodekosis pada anjing dengan melakukan kerokan kulit untuk mengidentifikasi tungau Demodex.

Pencegahan:

Pencegahan dapat dilakukan dengan menjaga imunitas hewan agar selalu berada pada kondisi yang baik, memisahkan hewan yang terinfeksi dengan hewan yang sehat, meningkatkan imunitas hewan peliharaan dengan diberikan Oshine Nutrisi Herbal Probiotik setiap hari. Tidak lupa memandikan dengan air yang dicampur dengan Oshine Anti Kutu setiap kali dimandikan.

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.