PARVOVIRUS by Drh. Nury

Penyakit yang disebut parvo ini disebabkan oleh virus bernama Canine parvovirus tipe 2 atau CPV-2. Selain pada anjingparvovirus juga biaa menyerang kucing. Namun pada kucing, penyakit ini disebut panleukopenia kucing atau disebut Feline Panleukopenia. Virus dapat menyerang mukosa usus kususnya vili-vili usus. Perusakan vili usus akan menyebkan diare berdarah, selain itu virus yang berkembang juga dapat menyerang sumsum tulang yang berperan dalam pembentukan sel darah merah dan sel sel kekebalan.

Tipe Parvovirus

  • Tipe Enteritis

Infeksi parvovirus tipe enteritis, sering juga disebut Canine parvovirus enteritisinfectious hemorrhagic enteritisepidemic gastroenteritis atau canine panleucopenia.

  • Tipe Miokardial

Tipe miokardial umum terjadi pada anjing muda, terutama anjing berumur di bawah 4 minggu, yang ditandai dengan kematian anak anjing mendadak, tanpa menimbulkan gejala klinis diare dan muntah.

Penularan

  • Kotoran hewan yang terinfeksi parvovirus
  • Benda, alat makan, kandang, manusia, hewan, atau benda apa pun yang terkontaminasi oleh kotoran hewan yang terinfeksi. Penyakit itu sendiri sangat sulit dihilangkan dari lingkungan luar, seperti kandang atau peternak anak anjing. Dalam kondisi tertentu, virus ini dapat tetap bertahan selama beberapa bulan, bahkan lebih dari setahun.

Gejala

Masa inkubasi 4-7 hari 9 saat terinfeksi sampai muncul gejala klinis. Mengingat masa inkubasi dan susahnya deteksi awal menyebakan hewan yang sudah terinfeksi akan terlihat sehat, namun pada kemudian hari akan mengalami penuruan kondisi.

  • Tidak Mau Makan
  • Muntah Muntah (Sering Sekali)
  • Kotoran Berwarna Hitam Dan Berbau Amis
  • Badan Lemas , Demam

Diagnosa

  • Cek darah lengkap
  • Test dengan test kit

Cara Pencegahan

  • Vaksinasi hewan secara berkala
  • Memisahkan hewan yang sakit dan sehat
  • Memberikan Oshine Nutrisi Herbal Probiotik setiap hari kedalam air minum anjing atau kucing untuk meningkatkan imunitas agar tidak mudah terserang penyakit. Serta memenuhi nutrisi hariannya.
  • Membersihkan kandang secara teratur dengan menggunakan cairan disinfektan alami yakni D-19.
  • Penerapan prinsip aliran maju, artinya menerapkan sistem satu arah dari sektor yang memiliki hewan-hewan dengan risiko tertinggi, ke sektor yang memiliki hewan-hewan dengan menghindari kontak dengan anjing lain yang belum jelas kesehatannya, minimasi kontak dengan anjing lain.

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.