Rabies by drh. Nury

Rabies atau disebut juga dengan penyakit anjing gila merupakan penyakit menular akut yang menyerang susunan saraf pusat pada manusia dan hewan berdarah panas yang disebabkan oleh virus rabies.

Cara penularan

Ditularkan melalui saliva hewan yang terinfeksi rabies dengan jalan gigitan atau melalui luka terbuka.

Gejala rabies

  • Tidak mau makan
  • Demam
  • Refleks kornea menurun
  • Menyerang
  • Menggigit benda bergerak
  • Pica (memakan berbagai benda termasuk tinjanya sendiri)
  • Ekor dilipat kedalam
  • Lidah keluar dan saliva keluar
  • Kaki belakang terseret
  • Mual, rasa nyeri di tenggorokan
  • Takut air (hidrophobia)
  • Takut cahaya

Diagnosis Rabies

Diagnosis dapat diketahui melalui anamnesis dan pemeriksaan fisik.  

Penyebab dan Faktor Risiko Rabies

Infeksi ini disebabkan oleh virus rabies yang menyebar melalui air liur hewan yang terinfeksi. Infeksi virus ini dapat menyebar kepada hewan lain maupun kepada manusia melalui gigitan hewan yang terinfeksi. Pada kasus yang jarang ditemui, virus ini menyebar ketika air liur dari hewan yang terinfeksi masuk ke tubuh manusia melalui mulut, mata atau luka terbuka, hal ini terjadi ketika hewan tersebut menjilat bagian tubuh manusia yang bersangkutan.

Hewan yang dapat menyebarkan virus ini adalah hewan mamalia, seperti kucing, anjing, sapi, kambing, musang, kelelawar, rakun, serigala, monyet dan lain-lain. 

Penanganan Rabies

Saat infeksi rabies sudah terjadi dan menimbulkan tanda dan gejala, tidak ada penanganan yang dapat diberikan secara efektif. Pasalnya, infeksi virus ini merupakan infeksi yang fatal. Hewan yang terinfeksi virus rabies biasanya akan dirawat di ruang karantina selama 14 hari dan menerima vaksinasi rabies.

Pencegahan Rabies

Pencegahan infeksi virus rabies adalah dengan mengurangi risiko terpapar dengan hewan yang terinfeksi virus ini. Beberapa cara yang dapat dilakukan adalah:

  • Melakukan vaksinasi pada hewan peliharaan
  • Menjaga hewan peliharaan agar tidak memiliki kontak dengan hewan yang terinfeksi rabies.
  • Melaporkan kepada pihak berwenang ketika menemui hewan dengan gejala rabies
  • Jangan mendekati hewan liar.

Pertolongan pertama pada saat terjadi gigitan

  • Cucilah gigitan hewan (anjing) dengan sabun / detergent di bawah air mengalir selama 10 – 15 menit
  • Beri obat antiseptik pada luka gigitan   
  • Segera datang ke klinik terdekat

*jika yang mendapatkan gigitan adalah hewan peliharaan (anjing/kucing) anda. Segera tetes dan oleskan Oshine Nutrisi Herbal Probiotik

=========== INFORMASI PRODUK & ORDER ===========

Temukan Kami di

Facebook         : oshine probiotik

Youtube          : oshine probiotik official

Web                 : www.oshinepro.com

Instagram      : oshineprobiotikofficial

Jam Kerja

  • Senin-Sabtu  : 08.00-16.30 WIB

Info Pemesanan dan Kemitraan Hubungi

Atau klik Link berikut ini

Link     : https://bit.ly/OSHINE-PRO-WA

Shopee: https://bit.ly/OshineNutrisi_SehatProbiotik

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.