Kenali Gangguan Kulit Pada Anjing

Oleh drh. Nury Hai, Sobat Oshine. Apakah kalian semua tahu gangguan pada kulit yang bisa membuat anjingmu merasa tidak nyaman? Yuk, kita kenali gangguan-gangguan kulit pada Anjing di bawah ini Infeksi jamur Infeksi kulit bisa menyerang kaki atau telinga, yaitu tempat di mana jamur memiliki ruang yang nyaman untuk tumbuh. Infeksi jamur mudah didiagnosis dan sering kali mudah diobati dengan krim topikal. Pada beberapa kasus, dokter mungkin meresepkan obat oral atau obat mandi. Dermatofit yang paling umum menginfeksi anjing adalah Microsporum canis. Dermatofitosis dapat menginfeksi kulit, rambut, atau kuku. Pada anjing,…

Read More

5 Hal Yang Perlu Diketahui Sebelum Mengadopsi Anjing

Ada sebuah istilah “Please Adopt Don’t Shop” yang pasti tidak asing bagi pecinta Anjing. Beberapa pecinta Anjing menyarankan untuk mengadopsi dibanding membeli Anjing. Mengadopsi anjing akan membantu penampungan (Shelter) Anjing untuk memutus siklus kelebihan populasi hewan peliharaan mengingat ada begitu banyak hewan yang harus disuntik mati karena tidak ada cukup rumah untuk mereka. Selain itu Mengadopsi anjing juga menghambat pembiakan hewan peliharaan secara komersial. Namun, sebelum mengadopsi anjing, ada baiknya Anda mengetahui beberapa hal berikut ini: Mempertimbangkan Dengan Matang Memelihara hewan peliharaan tidak semudah yang dipikirkan. Anda harus mempertimbangkannya dengan…

Read More

KENALI PENYAKIT DISTEMPER PADA ANJING

Oleh Drh. Nury Distemper merupakan penyakit infeksius yang disebabkan canine distemper virus (CDV). Penyakit ini disebabkan oleh virus yang termasuk dalam famili paramyxoviridae dan genus morbilivirus. Infeksi virus ini sering disertai oleh infeksi sekunder oleh kuman staphylococcus, streptococcus, brucella bronchiseptica dan kuman salmonella, inilah yang kadang-kadang sebagai penyebab kematian. Penularan Virus ini dapat ditularkan melalui aerosol (udara), dengan droplet mengandung virus berasal dari napas atau sekresi hidung hewan penderita distemper. Canine distemper merupakan penyakit fatal yang sering menyerang saluran pernapasan, saluran cerna dan sistem saraf pusat.Penyakit ini dapat menyerang anjing…

Read More

HELMINTHIASIS (CACINGAN) PADA KUCING

By drh. Nury Cacingan adalah jenis penyakit yang disebabkan oleh parasit cacing. Tak hanya manusia saja, ternyata cacingan juga dapat menyerang hewan peliharaan seperti kucing. Kucing dapat terinfeksi cacing melalui telur cacing yang tidak sengaja tertelan. Kutu terkadang juga dapat membawa telur cacing sehingga dapat menimbulkan kucing terinfeksi. Selain itu penyakit ini kucing sejak dari lahir, karena cacing ditularkan saat induk bunting dan saat induk menyusui, karena adanya cacing muda dalam tubuh induk. Jenis Cacing Ada dua jenis cacing yang biasa ditemukan pada kucing: Cacing gelang            : Cacing ini berada…

Read More

Parasit Protozoa Pada Kucing

By drh. Nury Protozoa adalah organisme satu sel (sel tunggal), tetapi telah memiliki fungsi. Selama siklus hidupnya beberapa anggota protozoa mempunyai dua macam stadium, yaitu stadium aktif dikenal dengan tropozoit dan stadium tidak aktif dikenal dengan Kista. Parasit saluran pencernaan adalah salah satu masalah umum pada kucing dengan tingkat prevalensi 45 %. Parasit protozoa yang paling sering ditemukan pada kucing adalah Giardia felis, Cryptosporadium felis, Sarcocystis spp, Hammondia hamondi, Toxoplasma gondii, dan Isospora spp. Gejala yang harus diwaspadai, termasuk: Diare. Feses berdarah. Pembengkakan dan kemerahan di sekitar anus. Lendir atau…

Read More

DEMODEKOSIS PADA ANJING

By drh. Nury Demodekosis adalah salah satu penyakit kulit yang serius yang disebabkan oleh peningkatan populasi Demodex sp. Demodekosis merupakan penyakit kulit yang disebabkan tungau dari genus Demodex. Demodex yang sering ditemukan pada anjing yaitu Demodex canis, selain itu juga ada Demodex injai dan Demodex cornei. Demodex secara normal hidup di folikel rambut dan kelenjar keringat (glandula sebacea) pada anjing, manusia dan sebagian besar mamalia, namun populasi Demodex di bagian tersebut rendah. Peningkatan populasi Demodex terjadi akibat penurunan kekebalan tubuh anjing. (Gambar Demodex secara mikroskopis) Gejala: Klinis yang ditunjukkan akibat demodekosis Gatal (Pruritus). Kulit Kemerahan (Eritema). Hiperpigmentasi, Kebotakan (Alopesia). Kulit…

Read More